Posts

Showing posts from February, 2018

PERSALINAN ADALAH ???

Persalinan adalah proses pengeluaran janin dan uri yang terjadi pada kehamilan cukup bulan (37-42 minggu), dengan lahir spontan dan janin dapat hidup sehat di dunia luar dengan presentasi belakang kepala, tanpa komplikasi baik pada ibu maupun pada janin (Prawirohardjo, 2009). Kekuatan his makin sering terjadi dan teratur dengan jarak kontraksi yang semakin pendek. Dapat terjadi pengeluaran pervaginam yaitu pengeluaran lendir atau pengeluaran lendir bercampur darah. Dapat juga disertai ketuban pecah. Pada pemeriksaan dalam terdapat perubahan serviks yaitu : pelunakan serviks, pendataran serviks dan terjadinya pembukaan serviks . (Manuaba, 1998)

10 TANDA BAHAYA KEHAMILAN

Tanda–tanda bahaya kehamilan menurut Mochtar (2008),  yaitu: 1.     Penglihatan kabur 2.     Oedema pada muka dan ekstremitas 3.     Pergerakan janin berkurang 4.     Nyeri ulu hati 5.     Perdarahan pervaginam 6.     Ketuban pecah sebelum waktunya 7.     Demam 8.     Kejang 9.     Mual muntah berlebihan 10. Nyeri perut bagian bawah.

HIPOTERMI PADA BAYI

a.    1.   Pengertian Suhu normal bayi baru lahir adalah 36,5-37,5˚C (suhu ketiak). Gejala awal hipotermia, apabila suhu di bawah 36˚C atau kedua kaki dan tangan teraba dingin. Bila seluruh tubuh bayi teraba dingin, maka bayi sudah mengalami hipotermi sedang (suhu 32-36˚C). Hipotermi berat jika suhu tubuh kurang dari 32˚C. Disamping sebagai suatu gejala, hipotermi juga merupakan awal penyakit yang berakhir dengan kematian. Akibat hipotermi, adalah bayi akan mengalami setres dingin (cold stress). Jika hipotermi berlanjut akan timbul cidera dingin (cold injuri). Selanjutnya mungkin saja terjadi hipoglikemi dan asidosis metabolik. Kondisi ini mempunyai risiko terjadinya kematian bayi. b.    2.   Tanda dan gejala Gejala hipotermi pada bayi baru lahir, antara lain bayi tak mau menetek/minum, bayi tampak mengantuk saja atau lesu, tubuh bayi teraba dingin, dalam keadaan berat, denyut jantung menurun dan kulit bayi mengeras (sklerema). Tanda-tand...

PROSES TERJADINYA KEHAMILAN

Proses terjadinya kehamilan dimulai dari awal siklus menstruasi wanita FSH atau Folikel Stimulating Hormon yang merangsang beberapa folikel menjadi matang dalam kisaran waktu kurang lebih 2 minggu. Selanjutnya sel telur akan lepas dari indung telur dan dikenal dengan istilah ovulasi. Sel telur yang telah matang tersebut selanjutnya akan ditangkap oleh fimbrae. Selanjutnya akan menuju ke saluran telur atau tuba fallopi. Di tempat tersebut, sel telur akan menunggu kedatangan sperma untuk membuahinya. Jika sperma masuk ke dalam tuba falopi, sperma akan bertemu dengan sel telur yang sedang matang atau ovum dan terjadilah pembuahan sel telur atau yang dikenal dengan istilah konsepsi atau fertilitas. Sel telur yang telah berhasil dibuahi sperma akan membelah diri dan bergerak kembali menuju ke dalam ringga rahim dan selanjutnya melekat pada mukosa  rahim dan melakukan proses menetap atau disebut dengan istilah nidasi/implemetasi. Sel telur yang telah melekat tersebut selanjutnya akan te...

APA ITU KEHAMILAN ???

Kehamilan terbagi dalam 3 trimester, yaitu trimester kesatu berlangsung dalam 12 minggu, trimester kedua 13 minggu (minggu ke-13 hingga ke-27), dan trimester ketiga 15 minggu (minggu ke-28 hingga ke-40) (Wikajosastro, 2008). Masa kehamilan dimulai dari konsepsi sampai lahirnya janin, lamanya 280 hari (40 minggu atau 9 bulan 7 hari) dihitung dari hari pertama haid terakhir. (Saifuddin, 2010). Kehamilan adalah dimulai dari konsepsi sampai lahirnya janin yang terjadi di dalam rahim selama kurang lebih 40 minggu . Kehamilan adalah pertumbuhan dan perkembangan janin intrauterine sejak konsepsi dan berakhir sampai permulaan persalinan (Manuaba, 2010). a.     Diagnosis Kehamilan                       i.                         Tanda tidak pasti keham...

CONTOH STUDY KASUS D3 KEBIDANAN

BAB I PENDAHULUAN A.      Latar Belakang Angka kematian ibu (AKI) merupakan salah satu indikator untuk melihat derajat kesehatan perempuan. Menurut  data WHO pada tahun 2013, sebanyak 585.000 perempuan meninggal saat hamil atau persalinan. Sebanyak 99% kematian ibu akibat masalah persalinan atau kelahiran terjadi di negara-negara berkembang. Rasio kematian ibu di negara-negara berkembang merupakan tertinggi dengan 450 kematian ibu per 100 ribu kelahiran bayi hidup jika dibandingkan dengan rasio kematian ibu di 9 negara maju dan 51 negara berkembang. (WHO, 2013). Di ASEAN  angka kematian ibu (AKI) sebanyak 210/1000 kelahiran hidup.Sedangkan angka kematian bayi (AKB) di ASEAN sebanyak 42/1000 kelahiran hidup.Diantara 10 negara ASEAN angka kematian bayi di Indonesia menempati peringkat ke-7 ASEAN (Prasetyawati, 2012). Berdasarkan Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2012, AKI (yang berkaitan dengan kehamilan, persalinan, dan nifas...